Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Budi daya Belut Penghasil Rupiah

Budidaya belut


  Walaupun sepintas mirip ular, belut di golongkan dalam kelompok ikan. dan mempunyai sistem pernapasan yang sanggup bertahan hidup dalam lumpur.

 Di Indonesia belut banyak di jumpai di sawah-sawah atau di rawa-rawa .

Biasanya belut rawa lebih panjang dan ramping ketimbang belut sawah.

Jika anda berminat membudidayakan belutatau beternak belut, segmen pembesaran menurut saya  adalah pilihan yang cocok bagi pemula.


Proses merawat anakan belut hingga siap panen tentu lebih mudah dari pada pembibitan.

 Adapun untuk bibit pembesaran, kita juga harus memperhatikan keunggulan dari hasil budidaya atau hasil tangkapan alam.


Pada umumnya bibit hasil budidaya daya lebih mudah untuk di pelihara karna keseragaman ukuran dan warna, terlebih lagi sudah tidak perlu lagi adaftasi di lingkungan buatan.

harga belut hasil budidaya juga terbilang cukup mahal 

Sedang belut hasil tangkapan liar umumnya mengalami setres dan ukuran pun tidak seragam.

soal harga hasil tangkapan liar bisa lebih mahal bisa lebih murah tergantung kondisi tangkapan namun pada umumnya harga belut hasil tangkapan liar lebih mahal karna rasanya lebih gurih dari hasil budi daya

Keseragaman dalam pemilihan bibit belut di perlukan untuk menghindari sipat kanibalisme belut.

Walaupun begitu, seperti yang sudah saya katakan  belut hasil tangkapan lebih banyak digemari, karna rasanya lebih gurih, dan nikmat. sehingga harganya pun jauh lebih tinggi.

 Adapun kriteria bibit yang baik hendaklah memiliki kriteria berikut:


1. Seragam 

2. Tidak cacat fisik

3. Gerakannya lincah dan aktif

4. Bebas dari penyakit.

5. Gunakan bibit belut berukuran panjang 10-12 cm


 Setelah kriteria terpenuhi.

Sediakan kolam budidaya belut, bisa kolam permanen maupun semi permanen. seperti kolam terpal, drum, tong, dll.

sehungga kamu bebas memilih untuk budi daya belut dengan kolam terpal 

budidaya belut dalam tong,menyesuaikan dengan kondisi sekitar kamu dan kemampuan kamu

Bentuk dan luas kolam  di sesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan.

dan disini kamu bisa memakai media lumpur atau menggunakan media air bersih

adapun menurut pendapat saya saya lebih menganjurkan menggunakan media lumpur

hasil dari permentasi campuran seperti gedebong pisang,jerami lumpur dan lain lain


Aturlah sirkulasi air jangan terlalu deras.


Atur juga belut jangan terlalu  banyak bergerak untuk mengambil oksigen dari permukaan, dengan mengatur ketinggian air kolam.


Beri pakan hidup seperti cacing atau pakan pelet dengan teratur namun jangan sampe kebanyakan untuk menghindari timbulnya amoniak sisa pakan.


Untuk hasil panen belut tidak ada patokan ukuran, kapan dan ukuran berapa bisa di konsumsi. tergantung permintaan pasar.

Jadi anda bebas kapan mau memanen belut jika permintaan pasar sudah meningkat.

dan jika anda memperhitungkan  biaya pakan dan waktu yang di habiskan tentu panen pada ukuran sedang lebih menguntungkan karna lebih cepat perputaran modal 




Post a Comment for "Budi daya Belut Penghasil Rupiah"