Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Akhlak, Karakter, Etika, dan Adab

Akhlak



Empat kata satu makna, Sebenarnya antara Akhlak, karakter, etika, dan adab mempunyai tujuan dan isi yang sama ialah mengatur tabiat dan kebiasaan yang objeknya pada seorang manusia.


Tetapi jika ditelaah lebih detail ada definisi - definisi tersendiri, yang bisa diambil dari beberapa pendapat yang kategorinya sah untuk dijadikan sebagai referensi atau istilah yang familiarnya sebagai dalil.


Disini Saya akan mengambil pengertian - pengertian dari masing - masing secara umum yang merupakan penggabungan dari beberapa referensi, tentu tujuannya supaya para pembaca yang membutuhkan bisa cepat memahami.


1. Akhlak

Akhlak ialah meruapakan suatu sifat yang tertanam dalam jiwa seorang manusia yang dapat melahirkan suatu perbuatan yang gampang untuk dilakukan, tanpa harus adanya pemikiran dan pertimbangan yang sangat begitu lama, mungkin bisa disebut kelakuan manusia yang spontanitas.


2. Karakter

Karakter adalah bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, watak, tempramen,  berarti jika dikatakan berkarakter ialah berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, atau berwatak.

Karakter seringkali juga dikatakan mengacu pada perilaku, motivasi, dan skill atau keterampilan.


3. & 4. Etika & Adab

Etika dan Adab ini bisa juga disebut tatakrama atau sopan santun seorang manusia, beretika atau beradab berarti mempunyai kesopanan dan kesantunan yang sudah mendarah daging pada diri seseorang, yang merupakan hasil dari akhlak baik dan karakter yang baik.


Jadi, bisa kita fahami bahwa akhlak dan karakter itu terbagi dua, yaitu ada yang baik dan ada yang buruk, keduanya itu mempunyai dampaknya, jika ahlak baik dan karakter baik, maka hasilnya akan disebut orang yang beretika dan beradab, Namun jika yang timbulnya ahlak buruk atau karakter buruk, sebutan beretika dan beradab itu tidak akan ada pada diri seseorang.


Posisi akhlak baik itu sangatlah luar biasa pada diri manusia, lebih tinggi dari pada ilmu, mengapa demikian ? karena orang yang berilmu tapi tidak berakhlak baik. Celakalah ia, sebaliknya jika seseorang ilmunya sedikit tapi akhlak baiknya tinggi maka ia akan luar biasa dan tinggi pula rating nya dihadapan orang - orang .


Seperti pernah dikatakan oleh seorang Kyai, tepatnya guru kami K.H.Aep Saepudin (Almarhum Almagfurlah) pendiri Ponpes Alhuda Peuteuyjaya, Kab.Tasikmalaya, dengan menggunakan bahasa sunda :

Jalma kabagi kana 4 :

1.Loba Elmu, sae Ahlak (Bagja+ barokah)

2. Saeutik Elmu, Sae ahlak (Bagja +Barokah)

3. Loba Elmu, Butut Ahlak (cilaka)

4. Teu Elmu + teu ahlak (sangsara + cilaka).


Isi dari perkataan Kyai tersebut, kita bisa simpulkan bahwa manusia akan bahagia dan berkah hidupnya jika ia mengutamakan Akhlaknya dalam kehidupan, masalah ilmu sedikit atau tidaknya itu tidak menjadi tolak ukur, karena ilmu seiring berjalannya waktu dengan ditopang akhlak yang baik yang dimiliki oleh manusia pasti akan terus bertambah.


Wallohu'alam Bissowab

Semoga Bermanfaat












Post a Comment for "Akhlak, Karakter, Etika, dan Adab"