Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kenangan Membaca Sholawat Nariyyah di Pesantren

 Sholawat Nariyyah

Teks dan Terjemahan sholawat nariyyah


Kenangan membaca sholawat nariyyah saat masa-masa mondok di pesantren Al-Huda peteuyjaya Tasikmalaya memang sulit di lupakan dan tidak berniat melupakan

Setiap ada hazat atau kebutuhan biasanya guru kami Kiai haji Aep Saepudin menyuruh kami membaca sholawat nariyyah sebanyak banyaknya


Setiap malam selasa pada sesi mujahadah kami di minta dari tingkat instansi/jajaran kepengurusan pondok  sampai level murid paling bawah semua membaca sholawat nariyyah


Pada waktu itu tentu saja saya tidak terlalu paham keutamaan atau motivasi lain selain turut kepada guru kami tercinta.

 

Namun setelah banyak keajaiban bagi saya baru saya mulai memahami keutamannya ternyata banyak 

Dari tercapainya hazat Pondok pesantren sampai ketenangan bathin sendiri sebagai akibat dari membaca sholawat tersebut


Tak di ragukan lagi terlebih jika kita melihat firman Allah SWT


إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا


Artinya,


Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan bersalamlah dengan sungguh-sungguh


Tentu kita pahami sholawat ini sangat istimewa sehingga para malaikat pun bersholawat 


Adapun teks dan terjemahan sholawat  nariyyah Satria sajikan  di bawah ini

 Teks sholawat nariyyah


ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﺻﻼﺓ ﻛﺎﻣﻠﺔ، ﻭﺳﻠﻢ ﺳﻼﻣﺎ ﺗﺎﻣﺎ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﺍﻟﺬﻯ ﺗﻨﺤﻞ ﺑﻪ ﺍﻟﻌﻘﺪ، ﻭﺗﻨﻔﺮﺝ ﺑﻪ ﺍﻟﻜﺮﺏ، ﻭﺗﻘﻀﻰ ﺑﻪ ﺍﻟﺤﻮﺍﺋﺞ، ﻭﺗﻨﺎﻝ ﺑﻪ ﺍﻟﺮﻏﺎﺋﺐ، ﻭﺣﺴﻦ ﺍﻟﺨﻮﺍﺗﻢ ﻭيستشقی ﺍﻟﻐﻤﺎﻡ ﺑﻮﺟﻬﻪ ﺍﻟﻜﺮﻳﻢ، ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻓﻰ ﻛﻞ ﻟﻤﺤﺔ ﻭنفس ﺑﻌﺪﺩ ﻛﻞ ﻣﻌﻠﻮﻡ ﻟﻚ

Sholawat nariyyah latin

Allâhumma sholli ‘sholâtan kâmilatan wa sallim salâman tãmman ‘alâ sayyidinâ Muhammadinilladzî tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdlô bihil hawâ-iju wa tunâlu bihir-roghô-ibu, wa husnul khowâtimu wa yustasyqol-ghomâmu biwajhihil-karîm wa ‘alâ âlihi wa shohbihi fî kulli lamhatin wa nafasin bi’adadi kulli ma’lûmin laka.


Arti sholawat nariyyah

 Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.

Fadhilah keutamaan shalawat nariyyah

Pada banyak artikel di bahas keutamaan dari membaca shalawat nariyyah ini seperti 

Barangsiapa yang mempunyai cita-cita, atau ingin menolak yang tidak disukai. Hendaknya mereka berkumpul dalam satu majlis untuk membaca salawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, insya Sllah tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).


Imam al Qurthubi mengatakan: "Barang siapa membaca salawat ini (al-Nariyah/al-Tafjiriyah) 41 kali, 100 kali atau lebih, Allah akan melapangkan kesulitannya, mengusir kesedihannya, memudahkan urusannya, menerangi hatinya menurut kadar imannya, meninggikan derajat nya, membaguskan keadaannya, meluaskan rejekinya, membukakan pintu-pintu kebaikan, dan melindunginya dari kehancuran sepanjang tahun, menyelamatkan dari berbagai musibah kelaparan dan kemiskinan, dicintai oleh semua mahluk, dan dikabulkannya doa dari segala doa."



Semoga bermanfaat.




Post a Comment for "Kenangan Membaca Sholawat Nariyyah di Pesantren"