Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Niat Puasa Ramadhan

Niat puasa ramadhan


Niat puasa ramadhan sangat penting di ketahui dan di amalkan karna tanpa niat puasa kita tidak termasuk kedalam puasa. Rasullullah SAW bersabda, 

"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan." (Muttafaqun 'alaihi).

Dalam hadist lain yang diterima dari Siti Hafshah, dikatakan

"Barang siapa yang tidak berniat akan berpuasa pada malam hari sebelum terbit fajar, maka tidaklah ia berpuasa."

Waktu niat puasa

Niat puasa ramadhan sendiri mempunyai waktu, yaitu pada malam hari sebelum subuh   artinya kamu bisa melakukan niat setelah tarawih, menjelang tidur atau sebelum subuh yang terpenting jangan terlewat subuh


Berniatlah dengan ikhlas mengharap ridho Allah SWT menjalankan perintahnya supaya mendapatkan derajat manusia bertaqwa seperti apa yang di katakan pada surat Al-Baqarah ayat 183

Dan inilah lafadz niat puasa 




نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitu sauma ghadin an'adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita'ala


Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Niat puasa Senin Kamis

Adapun niat puasa sunah hari Senin
Ada perbedaan dengan niat puasa ramadhan
Untuk niat puasa sunah bisa di laksanakan sebelum puasa dan sedang melaksanakan puasa atau siang hari dengan syarat belum melakukan perkara yang membatalkan puasa

Membaca niat setelah terbit fajar untuk puasa sunnah ini pernah terjadi pada Rasulullah SAW. Ketika itu Nabi Muhammad tidak menemukan makanan di rumah Sayyidah Aisyah, lalu Beliau SAW niat puasa di hari itu padahal sudah menjelang siang.

Hal tersebut ditegaskan hadits (HR. Muslim). 


 حديث عائشةَ أمِّ المؤمنينَ رَضِيَ الله عنها، حيث قالت: ((دخل عليَّ النبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم ذاتَ يومٍ فقال: هل عِندكم شيءٌ؟ فقلنا: لا. قال: فإني إذًا صائِمٌ))


Dari Sayyidah Aisyah radhiallahu anha beliau mengantakan" Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam masuk ke kediamanku suatu hari lalu beliau bertanya: "Apakah kalian punya sesuatu untuk dimakan?". Kemudian kami Katakan "tidak" lalu Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan "kalau begitu saya puasa saja".



Niat Puasa Senin


نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةًللهِ  تَعَالَى


Artinya: Saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Taala


Bagi Nabi SAW sendiri, puasa Senin dan Kamis  memiliki nilai historis di katakan  dari Qatadah al-Anshari, Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin. Lalu Nabi SAW menjawab, “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim).

 Jika niat puasa Kamis maka tinggal di ganti saja dengan yaumal khomis

Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ  سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat puasa sunnah hari Kamis, sunnah karena Allah Taala

Latin: Nawaitu shouma ghadin yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: “Saya niat berpuasa besok hari Senin sunah karena Allah Ta'ala.”


Apabila seorang muslim meninggalkan kewajiban puasa karna ada halangan maka Allah SWT memberikan keringanan atau ruhksah bagi orang-orang tertentu dalam kondisi tertentu dan menggantinya di lain waktu adapun lapadz atau bacaan niat puasa qadha akan satria bahas pada artikel selanjutnya




Post a Comment for "Niat Puasa Ramadhan"