Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dzikir Pagi dan Sore

 Dzikir Pagi dan Sore


Dzikir adalah suatu proses kegiatan mengingat alloh tersambung dengan alloh dengan mengucap tasbih tahmid tahlil dan lainnya 

Mengingat alloh sangat di anjurkan kapan saja dan dimana saja asal jangan di tempat najis ataupun sedang buang hajat

Lebih bagus lagi jika kita mengawali hari dengan berdzikir

Untuk itu satria akan sedikit berbagi tentang bacan dzikir pagi dan sore

Yang di ambil dari berbagai sumber



1: Ta’awudz


اَعُوذُ بِااللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم



A’udzubillahissami’il ‘aliimi minassyaithonirrojiim



Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetetahui dari godaan setan yang terkutuk.



2: Surat Al-Fatihah Ayat 1-7


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ. مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ



Bismillahirrohmaanirrohiim (1) Alhamdulillaahirobbil ‘aalamiin (2) Ar rohmaanir rohiim (3) Maaliki yaumid diin (4) Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta ‘iin (5) Iihdinash shiroothol mustaqiim (6) Shirootol ladzina an’amta ‘alaihim ghoiril magh dhuubi ‘alaihim waladhdhoolliin (7)


(1) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 

(2) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 

(3) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 

(4) Yang menguasai di Hari Pembalasan.

 (5) Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. 

(6) Tunjukilah kami jalan yang lurus, (7) (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.



 3: Surat Al-Baqarah Ayat 1-5


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. الۤمّۤ ۚ. ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ. الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ. وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ. اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ ۙ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ



Bismillaahirrohmaanirrohiim 

– Alif Laam Miim (1) 

Dza likal kitaabu laaroi bafiihi hudal lilmuttaqiin (2) 

Al ladziina yu’minuna bil ghoibi wa yuqiimunassholaata wa mimma rozaqnaahum yum fiquun (3) Walladziina yu’ minuuna bimaa unzila ilaika wa maa unzila ming qoblika wa bil aakhiroti hum yuu qinuun (4)

 Ulaa ika ‘ala hudam mir robbihim wa ulaa ika humul muflihuun (5)



Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (1) Alif Laam Miim. 

(2) Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, 

(3) (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, 

(4) dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. (5) Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

4: Surat Al-Baqarah Ayat 255-257


اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ. لَآ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِۗ قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗوَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ. اَللّٰهُ وَلِيُّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِۗ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَوْلِيَاۤؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ يُخْرِجُوْنَهُمْ مِّنَ النُّوْرِ اِلَى الظُّلُمٰتِۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ



Alloohu laa ilaaha illa huwal hayyul qoyyuumu laa ta’khuzuhuu sinatuw walaa naumun lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardhi man dzalladzii yasyfa’u ‘indahu illa bi idznihi ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihi illaa bi maa syaa-a wasi’a kursiyyuhus- samawaati wal ardhi wa laa yauuduhu hifzuhuma wahuwal ‘aliyyul ‘azhiim. (255)



La ikroha fid-diini qot tabayyanar-rusydu minal ghoyyi famay yakfur bith- thooghuuti wa yu’ minu billahi faqodis tamsaka bil ‘urwatil wutsqoo lan fishooma laha wallohu samii’un aliim.(256)



Allohu waliyyul ladziina aamanuu yukhrijuhum minazh-zhulumaati ilan-nuuri walladziina kafaruu awliyaa-u humuth-thooghutu yukhri-juunahum minan-nuuri ilazh-zhulumaati ulaa-ika ash-haabun-naarihum fiihaa khooliduun (257)



(255) Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa- apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.



(256) Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus.


Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.



(257) Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung- pelindungnya ialah syaithan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya


 5: Surat Al-Baqarah Ayat 284-286


لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ وَاِنْ تُبْدُوْا مَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللّٰهُ ۗ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ



Lillahi maa fis-samawaati wa maa fil ardhi wa in tubduu ma fii anfusikum aw tukhfuuhu yuhaasibkum bihillaahu fayaghfiru limay-yasyaa-u wa yu’adzibu may-yasyaa-u wallohu ‘alaa kulli syai-in qodiir.(284)



Aamanar rosuulu bima unzila ilaihi mir-robbihi wal mu’minuuna kullun aamana billahi wa malaaikatihi wa kutubihi wa rusulihi laa nufarriqu baina ahadim-mir-rusulihi waqoluu sami’na wa atho’naa ghufronaka robbana wa ilaikal-mashiiru.(285)



Laa yukallifullohu nafsan illa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa ‘alaiha maktasabat, robbana laa tuaakhidznaa in nasiina aw akhtho’naa, robbana walaa tahmil ‘alainaa ishron kama hamaltahu ‘alal-ladziina min qoblinaa, robbana wa laa tuhammilnaa maa laa thooqotalanaa bihi wa’fu ‘annaa waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal-qoumil-kaafiriin.(286)



(284) Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.



(285) Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang- orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat- Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa):”Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.



(286) Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.



 6: Surat Al-Ikhlas Ayat 1-4 (3X)



7: Surat Al-Falaq Ayat 1-5 (3X)


 8: Surat An-Nas Ayat 1-6 (3X)



Dzikir Pagi dan Sore 6: Dzikir (3X)


Saat membaca dizkir di waktu Sore maka yang dibaca adalah teks yang ada di dalam kurung.



أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ (أَمْسَيْنَا وَ أَمْسَ) الْمُلْكُ لِلَّهِ وَلْحَمْدُ لِلهِ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَا إِلَهَ إِلَّاهُوَ وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ



Ash-bahnaa wa ash-bahal (Amsainaa wa amsai ) mulku lillaahi walhamdu lillaahi la syariika lahu laa ilaaha ilaa huwa wa ilaihi-nusyuur



Kami berpagi hari (sore) dan berpagi (sore) hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia dan kepada-Nya tempat kembali.



Dzikir pagi sore 7: Dzikir (3X)


اَصْبَحْنَا (أَمْسَيْنَا) عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامْ وَكَلِمَةِ الْإخْلَاصْ وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا وَمَاكَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ



Ash-bahnaa (amsainaa) ‘alaa fithrotil islaami wakalimatil ikhlaashi wa ‘alaa diini nabiyyinaa muhammadin shollallohu ‘alaihi wa sallama wa ‘alaa millati abiinaa ibroohiima haniifaw wa maa kaana minal musyrikiin



Kami berpagi (sore) hari di atas fitrah Islam, di atas kata keikhlasan, di atas agama Nabi kami: Muhammad saw, dan diatas millah bapak kami: Ibrahim yang hanif. Dan ia bukan termasuk golongan orang – orang yang musyrik.


Dzikir Pagi  Sore 6: Doa (3X)


اَ للَّهُمَّ إِنِّىْ أَصْبَحْتُ (أَمْسَيْتُ) مِنْكَ فِىْ مِنْ نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسِتْرٍ فَأَتِمَّ عَلَىَّ نِعْمَتَكَ وَعَافِيَتَكَ وَسِتْرَكَ فِىْ الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْأَخِرَة



Alloohumma innii ash-bahtu (amsaitu) minka fii ni’matin wa ‘aafiyatin wa sitrin, fa atimma ‘alayya ni’mataka wa ‘aafiyataka wa sitroka fid-dunyaa wal- aakhiroh



Ya Allah, sesungguhnya aku memulai pagi ini dengan kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan-Mu. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan-Mu itu dalam agamaku, dunia dan juga akhirat.



Dzikir Pagi  Sore 9: Dzikir (3X)


اَللَّهُمَّ مَا أَصْبَح (أَمْسَ) بِى مِنْ نِعْمَتٍ أَوْبِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَاشَرِيْكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ



Alloohumma maa ashbaha (amsaa) bii min ni’matin aw bi ahadin min kholqika faminka wahdaka laa syariika laka falakal-hamdu walakasy-syukr



Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu berpagi hari dengannya, adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan rasa syukur.



Dzikir Pagi  Sore 10: Doa (3X)


يَارَبِّىْ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ



Yaa Robbi lakal hamdu kamaa yambaghii lijalaali wajhika wa ‘azhiimi sulthonik



Ya Rabbi, bagi-Mu segala puji sebagaimana seyogyanya bagi kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.




 Dzikir Pagi  Sore 11: Doa


رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِامُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا وَبِالْقُرْأَنِ إِمَامًا وَبِالْمُسْلِمِيْنَ إِخْوَانًا رَبِّىْ زِدْنِىْ عِلْمًا وَرْزُقْنِىْ فَهْمًا بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ رَحِمِيْنَ



Rodhitu billahi robba wabil islaamidiinaa wabi Muhammadin nabiyya warosuula wa bil Qur’ani imaama wa bil muslimiina ikhwanaa robbi zidni i’ma war zuqni fahma birohmatika yaa arhama rohimiin



Aku ridho Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, AL-Qur’an sebagai imam, dan umat muslim sebagai saudara. Ya Tuhanku, tambahkanlah aku ilmu, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya. Wahai Dzat Yang Maha Pengasih lagi Penyayang.



Dzikir Pagi sore 12: Dzikir (3X)


سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَتِهِ



Subhaanalloohi wabihamdihi kholqihi wa ridhoo nafsihi wazinata ‘arsyihi wa midaada kalimaatih



Maha Suci Allah dan pujian bagi-Nya; sebanyak bilangan makhluk-Nya serela diri-Nya setimbangan ‘Arasy-Nya dan sebanyak tinta (bagi) kata – kata-Nya.



 Dzikir Pagi  Sore 13: Dzikir (3X)


بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لَايَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى لْأَرْضِ وَلَا فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ



Bismillaahil-ladzii laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil-ardhi walaa fis-samaa i wahuwas-samii’ul ‘aliim



Dengan nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak celaka sesuatupun yang ada di bumi dan di langit. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.



Dzikir Pagi  Sore 14: Doa (3X)


اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْمَلُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُه



Alloohumma innaa na’uudzubika min an-nusyrika bika syai-an na’lamuhu wa nastaghfiruka limaa laa na’lamuh



Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami mohon ampun kepada-Mu untuk sesuatu ang tidak kami ketahui.



Dzikir Pagi Sore 15: Doa (3X)


أَعُوْذُبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّمَاخَلَقَ



A’uudzu bikalimaatillaahit-taammaaati min syarri maa kholaq



Aku berlindung dengan Kalimatullah yang sempurna, dari kejahatan (makhluk) yang Dia ciptakan.



Dzikir Pagi sore 16: Doa (3X)


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ



Alloohumma innii a’uudzubika minal hammi wal hazan, wa a’uudzubika minal ‘ajzi wal kasal, wa a’uudzubika minal jubni wal bukhli, wa a’uudzubika min gholabatid-daini wa qohrir-rijaal



Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dan sifat pengecut dan bakhil, dan dari tekanan hutang dan kesewenang – wenangan orang.


Szikir Pagi Sore 17: Doa (3X)


اَلَّلهُمَّ عَافِنِىْ فِىْ بَدَنِىْ اَلَّلهُمَّ عَافِنِىْ فِىْ سَمْعِى اَلَّلهُمَّ عَافِنِىْ فِىْ بَصَرِىْ اَلَّلهُمَّ إِنِّىْ أَعُوْذُبِكَ مَنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ اَلَّلهُمَّ إِنِّىْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ



Alloohumma ‘aafinii fii badanii. Alloohumma ‘aafini fi sam’ii. Alloohumma ‘aafinini fi bashorii Alloohumma innii a’uudzubika minal kufri wal faqri, wa a’uudzubika min’adzaabil qobri, laa ilaaha ilaa anta



Ya Allah, sehatkan badanku; Ya Allah, sehatkan pendengaranku; Ya Allah, sehatkan penglihatanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran; ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur. Tiada Tuhan kecuali Engkau.



Dzikir Pagi Sore 18: Doa (3X)


اَلَّلهُمَّ أَنْتَ رَبِّى لَاإِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِىْ وَأَنَا عَلَىْ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَا صَنَعْتُ أَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِى فَاغْفِرْلِىْ فَاإِنَّهُ لَايَغفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ



Alloohumma anta robbii laa ilaaha illaa anta kholaqtanii wa ana abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wawa’dika mastatho’tu, a’uudzubika min syarri maa shona’tu abuu-ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidzambii faghfirlii fa innahuu laa yaghfirudz-dzunuuba ilaa anta



Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janji-Mu, semampuku. Aku mohon perlindungan dari kejelekan perbuatku. Aku mengakui banyaknya nikmat-Mu (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa – dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa – dosa melainkan


Engkau.


Dzikir Pagi Sore 19: Dzikir dan Doa (3X)


أَسْتَغْفِرُاللهَ الَّذِىْ لَا إِلَّهَ إَلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقًيُّمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ



Astaghfirullohal-ladzii laa ilaaha illaa huwal-hayyul-qoyyuumu wa atuubu ilaih

Aku mohon ampun kepada Allah, yang tiada Tuhan kecuali Dia, Yang Maha Hidup kekal dan senantiasa mengurus (makhluk-Nya) dan kepada-Nya aku bertaubat

Masih banyak doa yang biasa di bacakan setiap pagi ataupun sore

Yang dapat kita amalkan dan kita cari referensi nya di artikel artikel yang lain satria membagikannya hanya sedikit untuk menambah konten yang bermanfaat




Post a Comment for " Dzikir Pagi dan Sore"