Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sholat Dhuha sebagai penarik rezeki

 Sholat dhuha

Sholat dhuha ini sangat populer sebagai penarik rezeki yang paling ampuh 

tidak ada salahnya orang mengerjakan dhuha ini dengan motivasi tersebut

itung-itung latihan ibadah karena sejatinya tanpa di pinta pun  sudah janji Alloh kepada mahluknya

makanya banyak sekali keutamaan dari sholat dhuha ini dan yang familiar adalah untuk kemudahan dan memperlancar rezeki


waktu sholat dhuha


Sholat sunat dhuha ini mempunyai waktu tertentu jadi bagi kamu yang ingin melakukan sholat dhuha tidak boleh sembarangan karena shalat dhuha ini ada waktunya 

ketika matahari naik setinggi satu tombak hingga menjelang waktu dhuhur, di sebut waktu dhuha kalau di lihat dengan jam kira-kira pada pukul 07.00 pagi sampai 11.00 siang.

di kerjakan secara sendiri atau tidak berjamaah itu sunahnya adapun shalat dhuha paling sedikit yaitu 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat 

Rasulullah Saw bersabda


قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَلَّى الضُّحٰى اِثْنَتٰى عَشَرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللهُ لَهُ قَصْرًا فِى الْجَنَّةِ


Artinya: Rasulullah Saw bersabda: "Barang siapa yang mengerjakan shalat Dhuha dua belas rakaat,

 Allah akan membuatkan baginya istana di surga." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

namun 12 rakaat ini tidak boleh di kerjakan sekaligus karna shalat dhuha di kerjakan minimal 2 rakaat 

maksudnya jangan di jadikan 12 rakaat satu kali salam


Niat Sholat Dhuha


اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى


Usholli sunnatadh dhuha rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aala


Artinya: "Aku niat shalat sunah Dhuha dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala"



Niat sholat dhuha ini hampir sama saja dengan niat sunnah yang lainnya hanya saja menentukan nama sholat sunahnya di sebutkan yaitu sholat dhuha


bacaan surat setelah al fatihah pada dasarnya bisa membaca ayat apa saja namun pada umumnya yang satria kenal mengambil pendapat Ibnu Hajar dan Imam Ramli 


pada rakaat pertama membaca surat Al-Kafirun dan pada rakaat ke dua membaca surat Al-Ikhlas 

sebahagian yang lain ada yang membaca surat dhuha pada rakaat pertama dan surat as syams pada rakaat kedua


tinggal pilih yang mana saja untuk satria sendiri kadang memakai yang pertama kadang yang kedua 

kadang surat dhuha pada rakaat pertama dan surat al ikhlas pada rakaat ke dua


Tata cara sholat dhuha

Bagaimana cara mengerjakan shalat dhuha ?

sebenarnya pada praktiknya sama saja seperti mengerjakan sholat sunah yang lainnya 

perbedaannya seperti yang satria katakan tadi yaitu terletak pada niat sholatnya

jadi kalau di uraikan maka akan seperti :

 1 Niat salat dhuha 

2 Takbirotul Ihram 


pada prakteknya  niat berbarengan dengan takbirotul ikhram di saat tangan mengangkat tangan dan mengucapkan takbir

hati memantapkan dengan  niat shalat dhuha


3 Membaca Doa Iftitah (Sunnah) 

sambung 

4 Membaca Surah Al-Fatihah

5 Membaca Surah Ad-Dhuha

kemudian 

6 Ruku’ dengan tuma’ninah 

kemudian

7 I’tidal dengan tuma’ninah 

kemudian

8 Sujud dengan tuma’ninah 

kemudian

9 Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah 

kemudian

10 Sujud kedua dengan tuma’ninah


kesemua gerakan rakaat pertama ini di barengi dengan bacaan doa yang sudah maklum didalam sholat

kemudian

11 Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua 


12 Membaca Surah Al-Fatihah 

13 Membaca Surah As-Syams


dan mengulangi bacaan seperti rakaat pertama


14 Ruku’ dengan tuma’ninah I’tidal dengan tuma’ninah 

Sujud dengan tuma’ninah 

15 Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah 

16 Sujud kedua dengan tuma’ninah 

17 Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah Salam



Bacaan sholat dhuha


Untuk bacaan shalat dhuha sama dengan sholat yang lainnya dari berdiri,ruku sampai tasyahud akhir terakhir salam


Doa sholat dhuha


ini doa yang biasa di lapadzkan setelah sholat dhuha 

faidah dan keutamaannya sangat banyak sekali terutama yang berhubungan dengan rezeki




ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, 

WALBAHAA-ABAHAA-UKA, 

WAL JAMAALA JAMAALUKA, 

WAL QUWWATA QUWAATUKA,

WAL QUDROTA QUDROTUKA,

WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA.


ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU,

WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, 

WA INKAANA MU’SIRON FAYASSIRHU, 

WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU,

WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, 

BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, 

WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA,

AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIiN.


Artinya: “ Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, 

keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, 

apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, 

apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, 

keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.



Semoga dengan mengamalkan dan merutinkan sholat dhuha ini menjadi jalan kemudahan dalam memperoleh rezeki halal dan berkah

tidak di lelahkan dalam mengejar rezeki dan di mudahkan untuk selalu beribadah kepada alloh swt 

Aamiin


Post a Comment for "Sholat Dhuha sebagai penarik rezeki"